Bila Quran Berbicara

31 08 2010

Bila Alquran berbicaraMalam ini, malam yang ke 21 dari bulan Ramadhan 1431H, kebetulan istriku mengajak untuk sholat isya dan tarawih berjamaah di rumah. Pikirku, tidak mengapa sholat di rumah, toh masih berjamaah. Bisa jadi sholat berjamaah di rumah lebih leluasa untuk “menikmati” sholatnya.

Ketika sholat tarawih selesai, seperti biasanya di mushola ada Kul-TuM (kuliah tujuh menit). Akupun ingin mengisi walaupun pendengarnya cuma istriku. Namun apa yang akan disampaikan?

Beberapa hari kemarin ada momen Nuzulul Qur’an, dimana kultum tentang alquran laris manis pada hari-hari tersebut. Lantas aku ingat di HP ku ada beberapa aplikasi java islami yang belum kubaca. Maka pilihannya jatuh ke AL-QURAN (JUZ-AMMA). Sepintas rasanya tidak ada yang baru dan kurang menarik dari judul tersebut. Berbeda dengan surat-surat panjang yang biasanya isi ceritanya lebih berbobot.

Namun ada yang sangat menarik dan menyentuh di bagian awalnya. Dari index/daftar isi, ada judul keutamaan alquran. Berikutnya ada judul “Bila Alquran Mulai Berbicara”. Nah para pembaca, silahkan baca tulisan dibawah ini pada waktu yang tenang/sunyi supaya lebih meresap ke dalam kalbu dan jangan lupa mulailah sesuatu yang baik dengan membaca bacaan Basmalah.

“BILA AL_QURAN MULAI BERBICARA”

Waktu engkau masih kanak-kanak
kau laksana kawan sejatiku
Dengan wudlu’, Aku kau sentuh
dalam keadaan suci, Aku kau pegang
Aku, kau junjung dan kau pelajari
Aku engkau baca dengan suara lirih atau pun keras setiap hari
Setelah selesai engkau menciumku mesra

Sekarang engkau telah dewasa
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku
Apakah Aku bahan bacaan usang yang tinggal sejarah…?
Menurutmu, mungkin aku bahan bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu
Atau, menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji
Sekarang, Aku tersimpan rapi sekali;
sehingga engkau lupa di mana Aku tersimpan
Aku sudah engkau anggap hanya sebagai pengisi setormu.

Kadang kala Aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa
Atau Aku kau buat penangkal untuk menakuti iblis dan syaitan
Kini Aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian , kesepian.
Di dalam almari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.
Dulu…pagi-pagi…surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa halaman.
Di waktupetang, Aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau

Sekarang…seawal pagi sambil minum kopi…engkau baca surat kabar dahulu
Waktu lapang engkau membaca buku karangan manusia
Sedangkan Aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Azzawajalla,
Engkau engkau abaikan dan engkau lupakan

Waktu berangkat kerja pun kadang engkau lupa baca pembuka surah2ku (Bismillah).
Di dalam perjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi
Tidak ada kaset yang berisi ayat Allah yang terdapat di dalam keretamu
Sepanjang perjalanan,radiomu selalu tertuju ke stasiun radio kesukaanmu Mengasyikkan.

Di meja kerjamu tidak ada Aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja
Di Komputermu pun kau putar musik favoritmu
Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku
E-mail temanmu yang ada ayat-ayatku pun kau abaikan
Engkau terlalu sibuk dengan urusan dunia mu
Benarlah dugaanku bahawa engkau kini sudah benar-benar hampir melupaiku

Bila malam tiba engkau tahan bersekang mata berjam-jam di depan TV.
Menonton siaran televisi
Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk
Hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar sampah
Waktupun cepat berlalu
Aku semakin kusam dalam laci-laci mu
Mengumpul debu atau mungkin dimakan hama

Seingatku, hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali
Itupun hanya beberapa lembar dariku.
Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu
Engkaupun kini terangkak-rangkak ketika membacaku
Atau waktu kematian saudara atau taulan mu

Bila engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba
Engkau akan diperiksa oleh para malaikat suruhanNya
Apakah TV, radio ,hiburan atau komputer dapat menolong kamu?
Yang pasti ayat-ayat Allah s.w.t yang ada padaku menolong mu
Itu janji Tuhanmu, Allah s.w.t

Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu
Setiap saat berlalu
Dan akhirnya
kubur yang setia menunggu mu
Engkau pasti kembali, kembali kepada Tuhanmu

Jika Aku engkau baca selalu dan engkau hayati
Di kuburmu nanti….
Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan.
Yang akan membantu engkau membela diri
Dalam perjalanan ke alam akhirat.
Dan Akulah “Al-Qur’an”,kitab sucimu
Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu.

Peganglah Aku kembali.. .. bacalah aku kembali aku setiap hari.
Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat-ayat suci.
Yang berasal dari Allah Azzawajalla
Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Pemurah
Yang disampaikan oleh Jibril melalui Rasulmu
Keluarkanlah segera Aku dari almari, lacimu
Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu.
Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu.
Sentuhilah Aku kembali…

Baca dan pelajari lagi Aku
Setiap datangnya pagi, petang dan malam hari walau secebis ayat
Seperti dulu…. Waktu engkau masih kecil
Di surau kecil kampungmu yang damai
Jangan aku engkau biarkan aku sendiri
Dalam bisu dan sepi

——————-

Selain itu ada juga file presentasi yang pernah ku download (saya lupa sumbernya) yang judulnya “Seandainya Al-Quran Bisa Berbicara”. Yang satu ini juga tidak kalah “menyentuh” ketika di baca, karena sungguh-sungguh pas dengan realita. Ditambah lagi dengan adanya musik background,  menjadikan hati semakin terenyuh. Penasaran? silahkan di download, dengan cara klik  disini.

Maha Suci Allah, yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Semoga bermanfaat.


Aksi

Information

3 responses

14 08 2011
Ummi wahyu aryani

Ck..ck..ck..perfect

11 03 2011
primanda yuliarto

terima kasih kawan.. share yang sungguh menyentuh hati, semoga tidak terlambat bagiku untuk memulainya kembali..

3 09 2010
adi priyadi

keren……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: