PESAN ISTIMEWA

1 05 2009

Sebenarnya sudah lama saya mendapatkan SMS ini. Pesan yang pada awalnya hanya terasa “cukup bagus”, tapi tidak begitu “ngefek”dan “nancap” di qolbu-ku. Namun anehnya, setelah sekian lama (setengah tahun-an tersimpan di HP-ku), SMS itu saya kirimkan pada seorang teman, tanggapannya “RUARR-BIASAA…”.  Katanya pesan itu sungguh “inspiring” dan menambah keyakinan hatinya. 

Lha, saya sendiri yang mengirim kok agak lupa, sampai harus kubaca lagi. Iya-ya, ternyata membaca pesan tersebut ketika mood nya baik, isinya akan mudah meresap ke dalam hati jika kita menghayati dan merenungkan bahwa kita PASTI pernah mengalami hal ini. Akhirnya, saya menyimpulkan bahwa SMS ini BUAANYAK mengandung hikmah dan “dalam banget” untuk menyadarkan kita tentang anugerah Allah yang sudah diberikan kepada kita, dan pantas untuk saya sebarkan lewat blog ini.

Ini isi pesannya:

“Ketika ku minta pada Allah setangkai bunga segar, Ia beri aku kaktus berduri.

Aku pun meminta pada-Nya binatang mungil dan cantik, Ia beri aku ulat berbulu.

Aku sedih, protes dan kecewa …

Betapa tak adilnya hal ini,

Namun kemudian …

Kaktus itu tumbuh berbunga, sangat indah,

dan ulat pun tumbuh dan berubah menjadi kupu-kupu yang amat cantik …

Itulah jalan Allah, indah pada waktunya …

Allah tidak memberi apa yang kita HARAPKAN,

tapi Ia memberi apa yang kita PERLUKAN,

kadang kita sedih, kecewa, terluka …

tapi jauh di atas segalanya

Ia sedang merajut yang terbaik untuk kehidupan kita …

SUBHANALLAH …

lalu nikmat-Nya yang manakah yang akan kita dustakan???

(terima kasih pada mantan muridku, Laela Mahmudah yang menyampaikan hikmah ini kepada saya, terima kasih juga pada seseorang yang pertama kali membuat pesan ini. Jazakumullohu khoiron katsiro. Sekaligus saya meminta maaf karena tanpa ijin sudah menyebarkan pesan ini. Saya tidak tahu kepada siapa saya meminta ijin dan niat saya adalah karena prinsip “Ballighu ‘anni walau aayatan”(kurang lebih maksudnya: Sampaikan ilmu dari Ku (nabi Muhammad) walaupun satu ayat (satu pelajaran kecil))

Tak kalah serunya adalah pesan SMS yang diberikan adik saya. Saya pribadi merasa seperti “dijewer”, bukan dalam arti kekerasan, tapi seperti “punishment” dan warning yang mendidik. Dimana saya sudah keterlaluan dalam melakukan kesalahan tapi tidak kunjung menyadari kesalahan tersebut, sehingga pantas jika saya dijewer.

ini SMS nya:

Bismillahhi Arrohmani Arrokhim…

Hanya sebagai renungan:

Jika HP berdering, kita cepat-cepat mengangkatnya dan say “hallo”,

tapi kenapa waktu sholat tiba,

kita tidak cepat-cepat melaksanakan dan say “Allahu Akbar”?

Jika SMS masuk, kita senang membacanya,

tapi kenapa kita tidak senang membaca AlQur’an?

Isi pulsa 50 ribu kita sanggup,

tapi kenapa sedekah 10 ribu terasa berat?

Waktu HP berbunyi, kita pun terbiasa menyanyi mengikuti ringtone-nya,

tapi kenapa waktu makan “BISMILLAH” pun kita lupa?

(terima kasih pada adikku, Adi Priyadi yang menyampaikan SMS ini kepada ku, terima kasih juga pada seseorang yang pertama kali membuat pesan ini. Jazakumullohu khoiron katsiro Sekaligus saya meminta maaf karena tanpa ijin sudah menyebarkan pesan ini. Saya tidak tahu kepada siapa saya meminta ijin dan niat saya adalah karena prinsip “Ballighu ‘anni walau aayatan”(kurang lebih maksudnya: sampaikan ilmu dari Ku (nabi Muhammad) walaupun satu ayat (satu pelajaran kecil)).

masih ada beberapa pesan SMS lain yang “menyejukkan” dan menginspirasi saya (semoga para pembaca juga) yang pernah masuk ke HP saya. Semoga bermanfaat.

 

Alaskan bantal tidurmu dengan KEJUJURAN,

rebahkan tubuhmu di atas tikar KEIKHLASAN,

selimuti seluruh tubuhmu dengan KESABARAN,

semoga tidur lenamu berada dalam KEIMANAN.

 

LIMA ATURAN MENJADI BAHAGIA:

  1. Bebaskan hatimu dari rasa benci
  2. Bebaskan dirimu dari segala kekuatiran
  3. Hiduplah dengan sederhana
  4. Berikan (bersedekahlah)* lebih banyak
  5. Jangan terlalu banyak mengharap (tapi banyaklah berusaha)*

* penafsiran dari saya. maaf kalo tidak pas.

Saya meyakini bahwa yang disebutkan dalam pesan-pesan tersebut adalah benar, walaupun saya sendiri belum bisa sepenuhnya melaksanakan dan menerapkan pesan-pesan tersebut. Paling tidak, saya berusaha menjalankan pesan yang termaktub dalam AlQuran Surat Al-Ashr yang menunjukkan bahwa “jika manusia tidak ingin merugi, maka selain beriman juga harus saling mengingatkan/nasehat-menasehati dalam kebenaran dan kesabaran.” Wallohu A’lam bis-showab (Allah yang paling tahu kebenaran dari itu semua).

Salam untuk pembaca yang kenal dengan saya, sekaligus saya meminta maaf mumpung ketemu walaupun di dunia maya. Jangan pernah bosan mengingatkan saya kalau salah, saya menganggap semua kritikan adalah bentuk kasih sayang, perhatian, dan anugerah Allah yang disampaikan lewat orang lain.

JAZAKUMULLOHU KHOIRON KATSIRO WA JAZAKUMULLOHU KHOIROL JAZA’. (semoga Allah membalas kamu semua dengan kebaikan yang berlimpah dan semoga Allah membalas dengan balasan yang paling baik.)

Tag Technorati: {grup-tag},,,,,

Aksi

Information

4 responses

20 04 2011
Laela Mahmudah

speechless mau berkata apa……………..yang jelas it’s lovely message

26 05 2009
teguh

Hmmm… jadi merenung. Jadi speechless…

12 05 2009
suspeni

Aku sangat terkesan dengan tulisan ini, sorry kalo aku ikutan mengcopy. thank’s. semoga kita akan lebih rajin untuk chating dengan E-mail Allah dalam doa, lebih rajin untuk surfing Al Qur’an, dan tidak lagi menunda-nunda untuk membuka FacebookNya dalam sholat. SMOGA.

6 05 2009
tutik

Masya Allah ak begitu tersindir dg isi pesan yg kedua. Betapa slama ini ak masih sering barada dalam keadaan itu. Jazakallah ya antum dah mau berbagi n mengingatkan walau cuma sabatas kata-kata. Jangan pernah putus semangat ya untuk saling mengingatkan. aku yakin ilmu yang terpendam dalam diri antum mungkin seluas samudra so berbagilah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: